to understand people…
is not only about knowing
but also about accepting

and it’s the most difficult part…

i’m still struggling…

Comments No Comments »

haluuu…

kenapa aku kasih judul balada sebuah poni? karena hanya dengan memotong ponimu aja, bisa saja tanggapan gak terduga bisa kamu terima…

berawal dari sebuah niat di hari senin pagi, dimana aku melihat poniku yang agak panjang dan menonjolkan dahiku yang agak lebar saat poninya dikesampingkan (bahasa lainnya apa ya?)

tadinya aku mau ke salon yang di deket rumah, namun berhubung ada tugas besar hidrologi yang tampak merengek minta diselesaikan hari itu juga, akhirnya aku pergi ke kampus jam 9 pagi

secara aku kuliah mulai jam 1 siang ya! menyebalkan

dengan semangat aku membawa bazooka (yang isinya peta kali gandu) dan laptop acer (yang ‘kayaknya’ bakal digunain buat mengerjakan hitungan hidrologi dengan microsoft excel yang amat sangat brilian).

hosh…hosh…hosh…

aku nyampe ke lab mekflu, dan tahunya…

aku melihat ridlo kuntoro haryono melipat peta kali pemali yang sangat besar dan luas itu

"dlo! udah ngitung DAS-nya?"
"gak ngitung…"
"kok? kan butuh buat ngitung debit banjir kan?"
"iya, tapi gak jadi dikumpulin hari ini. soalnya ka yoginya mau ngejelasin lagi…"
"heeeeeeee…"

sebagai kesimpulan, sia2lah aku membawa tabung (peta) dan laptop… maka, dengan semangat 45 aku pergi ke PAU untuk menitip si tabung itu ke ayah… (laptopnya mau aku pake buat online)

setelah itu, (dengan tidak semangat 45) aku berkewajiban ke kantin arsi untuk membelikan si dlo ayam lapis keju (yang pada akhirnya aku beli juga), dan aku ke lab mekflu lagi…

di lab mekflu, aku inget kalo besoknya aku kuis matek, aku buka tas, dan…

jeng2…

si buku diktatnya tidak aku bawa… baguuuuuuuuss! (ala ceriwis loh…)

aku pun hanya bisa melihat si dlo ngulik mekban pa ananta yang rencananya akan kuis. alhasil, gak ada yang bisa aku lakukan… aku pun nyeletuk…

"duh, pengen potong poni nih…"
"dimana?"
"di salon lah…"
"sok aja sekrang, gak ada kerjaan kan?"

bner juga, jam menunjukkan waktu jam 11, berarti 2 jam lagi menuju kuliah IUT, dan aku masih ada waktu buat motong poni yang udah panjang ini…

setelah aku nitipin semua barang ke dlo, aku pergi… ke memory salon di dago (dengan pertimbangan paling deket dari kampus, toh cuman potong poni doang kan?)

sudah dipotong si poni teh, orang gak pada nyadar, aku pikir ini hanya menjadi acara potong poni yang biasa dan hanya aku sendiri yang menyadarinya (duh, tampak lebay…)

tahunya…

keesokan harinya… aku datang ke kampus dengan lempengnya, dengan sibuk tanganku  mengatur poni yang pendek ini, yang gak bisa ditaro menyamping (aku gak pernah diponi sebelumnya). karena kesel, aku biarin aja…

dari kejauhan, ada sekar, siska, sari…

"halo!" sapaku dengan riang gembira tentunya
"hai! ih, ninis rambut baru…"
"gak, cuman potong poni doang…"

oke, kemudian dateng rahmi dan ari sita…

"rahmi!"
"ninis! eh, ninis?!"
"apa?" tanyaku aneh..
"ninis beda… cie… jadi cantik! rambut baru sih.. jadi feminim juga"
(aku make bajunya kaos yang agak cewek juga sih… celana jeans, dan sepatu flat plastik yang ama sangat populer akhir2 ini…)
"gak, cuman potong poni doang. kan aku mau ngikutin ari sita, ari kan cantik kemaren2"
"hahahahaha"

lalu, keluarlah anak2 mektan pa erza dari 3214.

"eh, ninis pake poni?"
"nis, aku tahu dari si dlo kamu potong poni."
"blablabla…"

intinya banyak yang ngomentarin si poni (karena dari awal sipil, aku gak pake poni…)

aku kira udah cukup. aku pergi ke kelas matek, dari pintu, aku melihat asih, vita, acin, indri, dila, dll…

"ih, ninis! rambut baru…!"
"iya2, liat2 yang lain…"
"wuah ninis, lucu deh…"
"you look shining today…"

huwaa, it’s too much!

"wuah ninis, bukannya belajar matek. malah nyalon!" kata hadi

haduuh, apa coba?

dan ada celetukan si dimas yang bikin telinga agak gimana gitu…
"oh, rambut barunya buat si B ya?"
"iyah, bagus poninya" sahut si reni alias rence… (dan kalo kamu denger sendiri, ia menekankan pada kata bagus)
"eh, gak! cuman potong poni doang…"

oke2, gak ketinggalan juga. si arum puspitarini ngasih komen (stelah dikasihtahu ama cewek2 yang pertama ngasih komen di kelas matek).

yuk….

setelah kelas… aku melangkah ke sipil… ke kmms, ada faisal hardi, faisal malik, dan… eka? (kalo gak salah… maaf ya!)

dan you know what?

"eh, ninis rambut baru…" ceunah FH
"gak! potong poni doang kok…" kata aku
"oh, disuruh yayangnya ya?" jail si FM.

huwaaaaaaaaaaaaaaaa. gubrak! sungguh hari yang gila!

gak gila juga, lucu juga sih…

a little thing can make a big impact…

mamaku ketwa aja pas denger aku cerita ini, apalagi pas aku nyeritain apa yang dibilang dimas

"oh, rambut barunya buat si B ya?"

ayahku nyahut, "iya, buat BAPAKnya" gyahahahahaahahah

tapi ada hikmahnya juga sih…

aku jadi tahu, kalo aku di poni, masih diterima oleh masyarakat umum tuh… =p

Comments No Comments »

hua! dah lama aku gak ngeblog di FS!!

gila! terakhir aku ngeblog tuh ampir setahun yang lalu! parah..

hahahahhaha

sekarang aku udah di teknik sipil loh!(akhirnya stelah penantian selama setahun di TPB ITB ya…)

dan guess what, tantangan yang dihadepin makin sulit uy!

tapi aku akan terus berjuang! berjuang…

ada teman2 yang menyenangkan (alma, inna, rahmi, dll), keluarga (ayah, mama, ama si yudo yang baru aja keterima… selamat ya!), dan especially…

orang pintar yang merantau dari sumatra sana… yang mau nerima ninis yang gak sempurna inih (uuh, apa sih? heheheh)

ya udah.. ntar nikmatin blog aku berikutnya ya! dagh!

Comments No Comments »

untuk pertama kalinya, aku ber"interaksi" ama yang namanya COPET!

nyeremin banget!

untuk teman-temanyang selalu mengkonsumsi angkutan kota jurusan KALAPA-LEDENG, harap berhati-hati.

aku dua kali naik angkot itu dan bertemu dengan copetnya!

pokonya waspadai tindakan yang satu ini…

" pada saat kamu naik angkot bersama teman-teman dan duduk berdampingan, si copet biasanya duduk diantara kalian (istilah lainnya: membelah…). yang tadinya kamu duduk berdampingan, jadinya di antara kalian udaj ada orang lain yang masuk di tengah2 kalian dengan tidak sopannya."

kalo udah gitu ceritanya, kamu mesti aware…

pas kemaren, orangnya tuh ada empat. yang satu ngebelah kayak gitu, yang lain pake modus operandi tas.

buktinya, pas aku mau turun, kantong aku udah dipegang ama yang di sebelah.

untungnya aku gak dicopet ama dia…

pkoknya, kamu-kamu semua mesti FOKUS ama barang kalian, dan kalian harus aware. jangan mudah kepancing ama tipu muslihat mereka (seperti pura-pura muntah, nyari koin, atau minta koyo buat orang yang "pura-pura" kram…)

pokonya, berhati-hatilah…

Comments 1 Comment »

hai semua-nya!

selama liburan yang sangat panjang ini, bisa dibilang aku adalah orang bego yang lebih memilih untuk stay di rumah. saat-saat pertama sih aku merasa kalo stay di rumah itu adalah hal yang sangat menyenangkan, tapi lama-lama bosen juga.

soalnya rutinitas yang aku jalanin hampir sama tiap hari

bangun pagi, bantuin ibu bikinin sarapan, mandi, dan tentu saja… nonton TV. tapi aku nontonnya acara yang rada bermutu kayak oprah winfrey, discovery hours, jang geum, OB, dan berita.

yang terakhir itu meliputi infotainment juga… =D

nah, akhir-akhir ini minatku pada infotainment sedikit berkurang.

entahlah…. saat berita taufik savalas meninggal dunia, seluruh infotainment di jagat indonesia ini menayangkannya. dan ini lebih parah… kata-katanya sama dan gambar yang ditayangkan juga sama (cuman beda angle doang). masih mending kalo kejadian itu terjadi pas tanggal 11 juli doang, tapi ini sampe besoknya.

bukan maksudku untuk tidak menyenangi sosok taufik savalas -yang aku akui adalah orang yang tidak keliatan riya saat menyantuni sesamanya- tapi… cmon, aku pusing melihat berita yang sama diulang-ulang.

nah, dipikir-pikir aku bisa melakukan sesuatu yang berguna buat aku. yang sejak kelas dua SMP ingin aku lakukan tetapi tertunda terus.

belajar nyetir.

aku malu ama teman-teman yang udah pada bisa nyetir. selain itu, aku pengen nyupirin orang tuaku (gak selamanya kan ortu dijadiin supir buat nganter-nganter?). dan yang terakhir, biar gaya.

hahahahaha

berdasarkan motivasi yang begitu kuat… aku memutuskan untuk mendaftarkan diri di suatu kursus mengemudi deket rumah.

sebenernya aku gak blank banget soal nyetir. sebelum ini, aku sempet belajar nyetir ama ayah 2×1 jam di komplek yang jalannya lebar dan sepi. materi pelajaran nyetirku waktu itu meliputi bagaimana aku harus ngegas dan ngopling dengan benar dan sedikit berjalan-jalan keliling komplek (no reverse, once again, NO REVERSE!). abis itu berhenti. tapi, pelajaran yang hanya berdurasi dua jam itu sangat membekas di kepala aku. ayah nerangin apa itu 3 pedal yang harus aku tekan dan masing-masing fungsinya. dan itu terjadihampir dua tahun yang lalu. aku kira belajar nyetir di kursus mengemudi itu kayak gitu.

IT"S TOTALLY DIFFERENT!

day 1
*totoret toret!!!*

aku jalan ke tempat kursus aku. pas sampe, aku disuruh jalan ke sebrang jalan. di sebrang aku ngeliat mobil yang bertuliskan "LATIHAN". Kijang super bewarna biru tua (KSBBT) itu sedang terparkir dengan apiknya di sana. bersebelahan dengan mobil lain dan itu sejajar dengan jalan.

aku sampe ke tu mobil, "masuk aja langsung", kata calon instruktur (yang kemudian menjadi instruktur). tanpa mikir, aku langsung masuk dan duduk di kursi supir.

"sok, cobain persnelingnya dulu. dari gigi 1 sampe 4", kata instruktur (orangnya sama dengan calon instruktur yang tadi)

ya udah, aku cobain deh. setelah lancar, aku disuruh nyetel kursi tempat duduk biar aku ngerasa nyaman ama seat belt.

"sok nyalain. kamu mundur sekarang."

WHAT???!!! IT IS MY FIRST DAY ON THE REAL DRIVING AND I HAVE TO REVERSE THIS CAR???? NO PLEASE, I DON’T EVEN KNOW HOW TO REVERSE THIS CAR!!!! ALL I KNOW ABOUT REVERSING IS MOVE THE GEAR IN TO THE ‘R’ GEAR!

bener-bener gila dah!

ya udah, dengan modal takut, nekat, dan cuek (ya iyalah cuek, instrukturku yang nyuruh ini) aku mundur deh. sambil belok pula. ditambah dengan dentuman suara radi yang memutarkan lagu yang tak sempat aku dengar. berisik lah pokonya.

maak! ga lancar banget…

"ke gunung batu ya!" geblek, langsung turun ke jalan ternyata.

alhasil, di hari pertama aku belajar nyetir, aku ‘terpaksa’ menghadapi yang namanya…
1. perempatan
2. tanjakan
3. putaran
4. belok-belokan
5. instruktur yang kesel gara-gara tanganku tegang megang setir (dan dia pegel ngebenerin putaran setirnya, maaf ya pak!)
6. motor yang banyak
7. mobil yang gak sabaran dengan laju mobil "LATIHAN" yang lamban ini

dan aku pulang sambil bengong, "aku selamat sampe rumah."

day 2

awalnya, hampir sama. aku mesti mundur dengan cara yang sama dengan hari sebelumnya. dan aku menempuh rute yang sama.

dan instrukturku kesel lagi.

abis selesai, aku dapet sms dari eva yang berbunyi, "deuh, belajar nyetir nih. bisa nebeng dong ntar." trus aku tanya tahu dari mana aku belajar nyetir. guess what?

eva naik angkot yang nyalip mobil KSBBT aku. duh, malunya! aku bales sms eva

"kalo mau nebeng boleh, tapi mobilnya beliin ya!" teuteup minta.

aku kembali pulang dengan selamat.

day 3

aku jalan ke tempat kursus mengemudi aku. aku udah ngeduga pasti hari ini aku disuruh mundur lagi. tapi pas jalan, aku gak ngeliat mobil KSBBT di seberang. mampus gua! jangan bilang kalo…

hahahahaha, ternyata benar! KSBBT itu parkir di tanjakan yang rada curam. dengan pantat mobil menghadap ke jalan.

ya Tuhan, tolong kuatkanlah aku.

proses mundurnya??? ya gitu, aku gak bisa ngira-ngira aku mesti mlintirin setirku segimana.

di hari ketiga, aku disuruh maju dan mundur berulang-ulang. disuruh mepet ke kiri dan mepet ke kanan. lumayanlah. aku udah mulai ’sedikit’ ngerti ke setirnya.

lumayan juga, aku bisa menikmati cerahnya langit biru dengan awannya yang putih saat istirahat. di deket polban. hari itu cerah sekali.

dan mulai hari ini, insya allah, aku pulang dengan selamat.

day 4

wuhahahaha, aku belajar lagi. pastinya bersama KSBBT aku. sama sih kayak yang kemaren. rutenya sama, ke tempat yang kemaren. di sini, aku dapet tantangan lagi.

"sok atuh, Ta, belajar parkir mundur sekarang. ala basement mall."

wuidih, apakah belum cukup kejutan2 yang telah aku dapet.

ya udah, aku hanya bisa menganggap patok berupa tiang semen itu adalah mobil. dan pastinya, aku gak lancar ngemundurin itu mobil.

yang terlalu kananlah, terlalu kiri, hampir nabrak patoknya, koplingnya gak kontrol dan lain-lain.

sampe si instruktur-nya ngetawain, "masih bingung ya, Ta? jangan bingung atuh…."  *karena mungkin namaku Rhonita, si instruktur kagok ama nama itu, jadi manggilnya pake ‘Ta" doang*

(beuh, gimana gak bingung? wong cuman diarahin, mundur, mundur, kanan banyak, bales kiri, rem doang kok)

dan satu jam pun jadi gak kerasa. aku kembali pulang dengan selamat.

day 5

di hari kelima ini, aku belajar lagi. ada sedikit tantangan hari ini, setengah kopling ama berjalan di jalanan sempit dan berbatu uga berbelok-belok. mobil pun terasa bergoyang-goyang. hwahahaha, aku takut banget.

kontrol setirku masih jelek…

day 6

.

.

.

.

.

.

.

mau tahu ceritaku selanjutnya???? ntar ya, pasti aku posting… yang paling penting adalah….

kamu doain aku ya, biar aku bisa belajar dengan lancar, dan pada akhirnya aku bisa ngangkut kalian jalan-jalan suatu hari nanti. otreh?

cu guys!

Comments 1 Comment »

namaku…

kalo aku masuk lingkungan baru, orang-orang pasti nyangka kalo namaku itu annisa atau nisa. padahl bukan…

pernah suatu kali aku lagi jalan ama yosi, dia nanya gini, "ninis, nama lengkap kamu teh siapa sih?"

aku biarin beberapa saat, nyuruh dia mikir dulu kira-kira nama lengkap aku tuh siapa. setelah dia menyerah, aku jawab dan dia bilang, "aku syok!"

di lain kesempatan, aku ngobrol ama remon. dia cerita kalo pernah suatu kali dia iseng nyari nama aku di daftar hadir. tapi dia gak pernah nemu, soalnya gak ada yang nyambung ama ‘ninis’ dikirain dia kalo gak annisa, nisa, atau sebangsanya.

masih banyak sih cerita bodor soal nama itu.

wuhehehei, emang sih rada aneh.

nama aku rhonita dea andarini, nama panggilan aku ninis. nama lengkap aku rada aneh sih dan gak pasaran (ini satu-satunya yang aku sukai dari nama aku).  nama rhonita diambil dari nama sungai Rhone, sungai yang berada di samping rumah sakit tempat aku lahir.

kalo ada yang nanya sungai Rhone dimana, ehm mungkin ada baiknya kamu buka peta negara perancis. hehehehehe

kebanyakan orang2 pada nanya, nama ninis diambil dari mana?

katanya sih, mamaku pernah baca novel dan ada tokoh ‘Ninis" di situ. sejak itu mamaku pengen, siapapun nama lengkapnya, nama panggilannya harus ninis. pas aku tanya, "Ma, emang tokoh ninis-nya ngapain?" mama hanya jawab, "Lupa tuh."

huehehehehe.

makanya, account aku di friendster itu ‘ninis sama’ dengan last name-nya ‘dengan rhonita’

wahahahaha…

Comments No Comments »

halo…

masa-masa menunggu nilai turun masih terus berjalan…

suatu hari (hari selasa kalo gak salah), aku udah bertekad malas ke kampus. hari jumat aja aku ke kampusnya, pikir aku.

pas enak-enaknya tidur, tiba-tiba ada yang nge-sms.

"nis, gak ke kampus? nilai kalkulus udah keluar tuh."

waduh, yang tadinya hatiku tenang jadi kacau beliau. aku terkenang kembali ama gimana khawatirnya aku ama nilai kalkulusku yang buruk itu. huhuhuhu..

jadilah, aku nyari-nyari temen yang kira-kira bisa dimintain bantuan buat ngeliatin nilaiku.

SMS pun  datang.

"nis, nilai kamu C"

krik…krik…krik… singkat, padat, jelas, tapi bikin sakit hati.

huwaaaa, nilai B yang aku punya di semester kemaren gak bisa aku pertahanin…

ya sudahlah, aku bertekad hari jumat ntar aku ke kampus, ngeliat nilai UTS 2 ama UAS dan ngeliat berkas ujian aku.

hari jumat pun tiba…

aku ke kampus dan melihat sesuatu yang bikin aku keuheul saat itu sampai saat ini.

RHONITA DEA ANDARINI
KUIS   88
UTS1  48
UTS2  69
UAS    60
NILAI AKHIR 62,05 (C)

tahu apa artinya???? tinggal 3 point lagi dan aku mendapat nilai B…

makin kecewa lagi pas ngeliat berkasnya, banyak banget yang ceroboh pas ngerjain, dari salah nurunin persamaan ampe salah nge-integralin.

dodol!!!
dongo!!!
goblok!!!
sialan!!!
keuheul!!!
geuleuh!!!
nyebelin!!!
argh!!!
&&%&#^$@!@^#&$79573!~$^*%&_*^%&$^$^#
(mau sumpah serapah apalagi ya? silahkan pesan…)

OMG, padahal otakku gak C banget (B-lah, hahahaha, PD pisan nya!)

aku juga gak berusaha ngelobby biar aku jadi B (emang bisa ya? pa nana gitu…) meski temen yang aku telpon saat itu nyaranin hal itu

"ninis, lobby aja biar jadi B!"
"emang bisa gitu? pa nana kan saklek banget…"
"ehm, baju kamu rapih gak?"
"rapih sih…(sambil negeliat diriku dari ujung kaki sampe badanku sendiri)"
"biasanya ampuh tuh."

tapi aku lebih milih untuk gak ngambil resiko. meskipun aku udah rada nyindir dikit.

"pak, 3 poin lagi jadi B pak."

huahuahuahuahuahuahuahuahauahuahuahuahuahuahua.

hatiku gak karuan. jadi nyesel deh. kenapa aku mengulangi kebodohan yang sama seperti saat aku UAS semester 1?

mana banyak temen aku yang tadinya di bawah aku jadi naik nilanya… jadi kecil hati…madesu…

mohon doanya. agar teknik sipil gak jadi impian belaka. AMIN!!

Comments 1 Comment »

when you that you can’t turn back your time…
you just feel regret.

you promise to yourself, you will make greater effort ever.

in another chance, you failed again.
make a different mistake, in a same way.

is she stupid? definetely yes.

that’s me…

can you imagine i always do the same thing?
make promises to myself, and i can’t do it perfectly.

on and on and on…

how to make this evil’s circle broke? i have no idea.

how stupid i am!!!

Comments 2 Comments »

ola!!!!

lagi jaman ujian tapi aku nyempetin diri nyalain laptop dan ngepost hari ini..

aku baru nyadar, ada kalanya manusia super itu butuh didenger saat dia gak ngerasa super.

gimana ya?

jadi ceritanya, aku abis ujian kimia 2. aku ngeluh ama temen aku.

"aduh, aku gak bisa euy ujiannya. gimana dong… kayaknya aku ikut uas deh…"
"sama nis, aku juga kayaknya ikut uas kimia deh…"

aku bingung ngedenger kata-katanya dia. how come?

pas semester 1, kimia dia dapet A. IP-nya 3,5. meski dia gak terlalu rajin, aku tahu kalo dia itu tipe orang yang pinter tanpa harus menjadi rajin. udah gitu, UTS kimia 1 dia lumayan bagus. ditambah dengan batas nilai ABCDE kimia yang bergantung sama nilai ujian anak-anak waktu itu.

"ah, boong! bisalah kamu!" seruku padanya. aku kira dia hanya merendah aja (seperti yang dilakukan orang pinter pada umumnya)

pas pulang,*aku lupa kami ngobrol apa* dia bilang gini

"gak ada satu orang pun yang percaya kalo aku gak bisa UTS kimia tadi, ga ada yang mau dengerin aku kalo aku gak bisa"

aku kaget, dari cara dia ngomongin kata-kata itu aku tahu kalo dia pengen banget didenger (soalnya dia gak pernah kayak gini), dan aku bilang

"sok atuh, cerita ke aku."

apa yang aku simpulkan dari kejadian di atas?

dimana pun kita berada, pasti kita akan nemuin orang yang pangpinterna, pangbagusna, pangcantikna, pangcakepna, dan paling-paling yang lain (dalam artian positif lho!, selain pangjahatna, panggelona, ato yang lain-lain)

buat kita yang berada di ‘bawah level’-nya dia, otomatis kita akan mandang dia sebagai orang teratas dibandingkan kita semua.

cuma ada satu hal yang kita lupa…

dia juga manusia kayak kita, yang gak selamanya bisa mencapai hasil sesuai ama image yang dia punya.

kita juga kadang egois lho. gak seharusnya kita selalu mandang dia sebagai orang yang superlatif dalam suatu komunitas. seperti kita, adakalanya dia pengen didenger tanpa ada sanggahan dari orang lain yang nganggep itu hanya bentuk dari perendahan hati seseorang yang super.

aku pribadi, yang bukan orang superlatif dan gak setiap saat menjadi super, pasti kesel banget di saat aku pengen curhat dan didenger, semua orang pada gak percaya dan beranggapan kalo yang aku bilang bohong semata.

apalagi kalo si manusia super itu. yang setiap saat menjadi super  dan setiap dia pengen didenger, gak ada orang yang percaya. pasti dia bisa muak banget. dan itu perasaan palinggak enak sedunia.

ngerti kan?

hal itu nonjok banget aku banget… dan bikin wawasan aku bertambah.

nb: makasih ya mas! you give me an important lesson…

Comments 1 Comment »

hula….

sudah lama aku gak jadi hantu blog, eh bukan! banci blog.

iya nih, selain sibuk, aku sibuk. (weleh, sibuk!)

hehehehehe.

di saat-saat aku tidak posting blog, banyak hal yang udah terjadi. dari aku yang merana akibat nilai uts yang gila banget jeleknya, sampe hujan turun tiap hari.

tapi ada satu yang bikin aku sedikit ‘merenung’.

gini, beberapa waktu yang lalu ada orang yang ngeluh ama aku via SMS.

"nis, gimana? kayaknya aku ga ada harepan lagi ama dia. emang ada yang salah soal aku ya? ato gmana?"

ngerti kan?

waktu itu mulai ngantuk dan aku jadi melek lagi gara-gara itu.

setelah aku membalasnya sampai aku bilang kalo aku mau belajar buat ujian. pembicaraan pun selesai.

tapi pikiranku gak selesai sampe di situ.

gini ya para cowok, aku bilangin.

mau naklukin cewek? gampang. kamu cukup bikin dia merasa berarti dan spesial. udah gitu, berkorbanlah.

untuk kata yang terakhir ini, gak semua cowo punya nyali untuk ngelakuinnya.

contoh, luangin waktu buat ketemuan ama dia meski kamu kuliah di ganesha dan dia kuliah di jatinangor. nyisihin sisa bensin motor untuk nganterin dia pulang. atau berkorban pulsa buat nelponin or sms dia. apapunlah!

aku jadi inget…

aku pernah nanya ama dua temen cowokku dan mereka bilang, "cowok itu baru maju kalo ada respon positif dan umumnya cowok itu takut untuk ditolak."

hhm, ok. itu adalah hak kalian untuk ngelakuin hal yang demikian. aku pribadi gak bisa turut campur dengan hal itu. tapi aku pikir itu gak cowok banget. jadi aku bilang satu hal…

cewek gak bakalan peduli seberapa besar kamu menyayangi dia, tapi mereka lebih peduli ama seberapa besar perhatian dan pengorbanan kamu buat dia.

jadi percuma aja, kalo kamu suka ama cewek dan kamu cuman puas kalo kamu ngeliat doang dia doang. kayak olip di jomblo aja. 3 tahun suka ama asri, akhirnya sia-sia aja karena dia gak berani maju.

seenggaknya, kamu gak bakalan nyesel kalau suatu saat kamu sadar kalo sebenernya kamu bisa berbuat lebih banyak untuk nunjukkin rasa kamu ke dia.

jadi sebenernya, cewek itu gampang banget buat luluh…

kenapa aku jadi emosian gini ya?

masalahnya aku kesel sih. pengen cinta berbalas, tapi usaha gak ada. dasar cowok!!

mungkin tulisan aku ngeselin, tapi seenggak kalian tahu ’sedikit’ apa yang cewek pikirin tentang kalian.

itu aja. semoga bermanfaat.

selamat berjuang!!!

Comments 3 Comments »